Pages

Sebuah Semangat Baru untuk Harapan Baru. Terima Kasih telah mengunjungi Blog ini. "Muhammad Anggy Fajar Purba"

Tuesday, November 17, 2015

Performance Appraisal (Penilaian Kinerja Karyawan)


AT A GLANCE
Penilaian kinerja adalah gambaran sistematik mengenai individu atau kelompok yang bersangkutan dengan kekuatan dan kelemahan pekerjaan. Meskipun masalah-masalah teknis (pemilihan format) dan masalah-masalah orangnya (daya tahan pengawas, politik-politik organisasi) keduanya mengganggu penilaian performa, tetapi keduanya tidak dapat diatasi.
Penilaian kinerja terdiri dari dua proses, Observation dan Judgement, keduanya merupakan persoalan terhadap bias. Untuk alasan inilah, beberapa menyatakan bahwa penilaian performa dinilai secara satupersatu yang didasari dengan objektivitas indikasi seperti dat

Sunday, December 28, 2014

Recruitment, Applied Psychology In Human Resource Management (Materi Psikologi, Rekrutmen dalam Psikologi)

AT A GLANCE
Organisasi berkala merekrut untuk menambah, memelihara, atau menyesuaikan kekuatan kerja mereka sesuai dengan persyaratan HR. Perencanaan sebelumnya suara adalah fase penting dalam proses perekrutan. Dalam perencanaan untuk perekrutan, seseorang harus menetapkan rencana SDM, menentukan waktu, biaya, dan persyaratan staff, menganalisis sumber, dan menentukan dan memvalidasi persyaratan pekerjaan dan standar tenaga kerja. Dalam tahap operasi, penting untuk mempertimbangkan pasar tenaga kerja baik internal maupun eksternal, meskipun sumber-sumber internal biasanya memiliki prioritas. Akhirnya, keberhasilan upaya perekrutan harus dievaluasi melalui biaya dan analisis kualitas. Strategi evaluasi bervariasi dari yang sederhana(misalnya biasa per sewa) hingga yang kompleks (misalnya program linier, PERT). Informasi tersebut kemudian memberikan umpan balik closed-loop dengan perencanaan upaya perekrutan yang berikutnya.
            Semua organisasi secara ber

Saturday, December 27, 2014

Analyzing Jobs and Work (Analisa Jabatan)

Jika kita berbicara tentang analisa jabatan, didalam buku karangan Cascio, dijelaskan bahwa analisa jabatan terdiri dari dua unsur utama, yaitu:
Deskripsi Pekerjaan : Deskripsi pekerjaan menentukan karakteristik fisik dan mental dalam lingkungan  pekerjaan yang harus dilakukan.
Spesifikasi Pekerjaan: Spesifikasi pekerjaan menunjukkan karakteristik pribadi yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan.


 Jika kita ingin memulai suatu organisasi baru, atau divisi baru dari organisasi yang besar, kita akan dihadapi oleh beberapa pertanyaan. Seperti tujuan-tujuan dari organisasi tersebut dan bagaimana seharusnya struktur yang dilakukan agar bisa mencapai tujuan-tujuan tersebut? Atau berapa banyak posisi untuk staff? Ataupun kemampuan, skills da

Mental Retardation

KRITERIA DIAGNOSA DSM IV-TR

Diagnostic Criteria for Mental Retardation
A. Secara signifikan berfungsi subaverage intelektual: IQ sekitar 70 atau di bawah pada tes IQ individual diberikan (untuk bayi, suatu penilaian klinis secara signifikan fungsi subaverage intelektual).
B. Defisit serentak atau gangguan dalam fungsi adaptif ini (yaitu, efektivitas orang tersebut dalam memenuhi standar yang diharapkan kelompok budaya nya) setidaknya bidang-bidang dalam berikut: komunikasi, self-care, rumah tinggal , ketera

Schizotypal Personality Disorder

301.22 Schizotypal Personality Disorder

Diagnostic Features
            Ciri penting dari Schizotypal Personality Disorder adalah penurunan hubungan sosial interpersonal yang ditandai dengan perasaan tidak nyaman dengan orang lain, dan mengurangi kapasitas, hubungan dekat maupun oleh penyimpangan kognitif atau persepsi dan perilaku eksentrik. Pola ini dimulai dengan awal masa dewasa dan hadir dalam berbagai konteks.
            Individu dengan Schizotypal Personality Disorder sering memiliki ide-ide dari referensi (yaitu, interpretasi yang salah dari peristiwa sehari-hari dan peristiwa e
ksternal sebagai makna tertentu dan makna yang tidak biasa khususnya untuk orang lain) (Kriteria A1) .Ini harus dibedakan dari

Schizoid Personality Disorder

301.20 Schizoid Personality Disorder

Diagnostic Features
            Fitur penting dari Schizoid Personality Disorder adalah pola pervasif melepaskan diri dari hubungan sosial dan berbagai ekspresi emosi yang terbatas dalam hubungan interpersonal. Pola ini dimulai dari masa dewasa awal dan hadir dalam berbagai konteks.
            Individu dengan Schizoid Personality Disorder kurang memiliki keinginan terhadap keintiman, mengembangkan hubungan dekat, dan tidak mendapatkan banyak kepuasan menjadi bagian dari keluarga atau kelompok sosial lainnya (Krit
eria A1). Mereka lebih suka menghabiskan waktu sendiri, bukannya dengan orang lain. Mereka sering tampak terisolasi secara sosial atau "penyendiri" dan hampir selalu memilih kegiatan atau

Paranoid Personality Disorder

301.0 Paranoid Personality Disorder

Diagnostic Features
Fitur penting dari Paranoid Personality Disorder adalah pola ketidakpercayaan dan kecurigaan pada orang lain sehingga motif mereka ditafsirkan sebagai jahat. Pola ini dimulai dengan awal masa dewasa dan hadir dalam berbagai konteks.
Individu dengan gangguan ini beranggapan bahwa orang lain akan mengeksploitasi, membahayakan, atau menipu, bahkan jika tidak ada bukti untuk mendukung harapan ini (Kriteria A1). Mereka menduga atas dasar bukti yang sedikit atau tidak bahwa orang lain sedang merencanakan melawan mereka dan dapat menyerang mereka secara tiba-tiba, setiap saat dan tanpa alasan. Mereka sering merasa bahwa mereka telah mendalam dan tidak dapat diubahterluka oleh orang lain atau beberapa orang bahkan ketika tidak ada bukti obyektif untuk